Dimuat pada: Mon, Nov 25th, 2013
Pada kategori: Berita Terbaru / Hukrim

10 TAHUN MELANGGAR, SATPOL PP JAKARTA BARAT TIDAK TAHU

Bagikan
Tags

image001

Jakarta Jurnal Kota

 

Industri makanan besar yang terletak di jalur 20 Meruya, Jakarta Barat telah beroperasi selama 10 tahun dengan jumlah karyawan 100 orang lebih dikatakan oleh petugas keamanan disana dan terlihat juga dari jejeran kendaraan yang terparkir  di halaman depan dua rumah yang di gabungkan menjadi satu, tempat tersebut berada dalam komplek perumahan padat, ketika di konfirmasi kepada pemilik usaha “ Indra dengan perusahaan bernama PT Panca Indah Kasih  berkelit bahwa karyawannya hanya 15 orang” juga dikatakanya tidak ada aturan yang di langgarnya tanpa mau memperlihatkan  dokumen kelengkapanya  ditambahkan juga oleh stafnya untuk perijinan dari departemen pariwisata tidak dijelaskan dari Kementrian atau Pemerintah Daerah ,kejanggalan informasi dari pimpinan dengan fakta di lapangan secara kasat mata jadi terkesan ada yang ditutup – tutupi.

 

Untuk mendapatkan informasi yang berimbang dan keakuratan  data yang di ungkapkan pihak perusahaan maka kami mencoba menghubungi pihak yang mengetahui  dengan jelas permasalahan ini. Unit kerja di SATPOL PP Jakarta Barat Pengawas dan Perijinan dipimpin oleh Jamadi. S, pada senin 11 November 2013 pukul 10 siang di kantornya di lantai 12 gedung pemerintahan Jakarta Barat mencoba menemuinya tapi tidak ada ditempat hanya bertemu dengan stafnya” Goodman Sidabutar yang berjanji untuk menyampaikan ke atasannya” karena tidak ada respon yang ditunggu maka untuk kedua kalinya kami datang kembali pada hari jum’at , 15 November 2013 pukul 09:30 kepala seksi pengawasan dan perijinan itu juga tidak ada di tempat hanya tinggal 2 staf disana “dikatakan bahwa sedang rapat di ASPEM dilantai bawah imbuhnya tapi mungkin sesudah sholat Jum’at sudah kembali’ tidak lama kemudian KASATPOL PP Jakarta Barat Sitinjak keluar dari ruangannya kemudian ditanyakan kepadanya perihal informasi dan tanggapan tentang temuan pelanggaran pemanfaatan lahan oleh PT Panca Indah Kasih dikatakan” tunggu aja biar dijelaskan oleh Kasie Pengawasan dan Perijinan Jamadi” kemudian dia kembali ke ruangannya kami pun tetap menunggu  sampai 4 jam dan seolah – olah semua pihak di SATPOL PP Jakarta Barat menghindar terlihat hanya beberapa orang di ruangan sebesar itu. Ketua TOPAN RI Toga torop dalam komentarnya sambil  menggeleng – gelengkan kepalanya karena melihat puntung rokok dan bungkusnya yang berantakan di meja dalam ruangan lantai 12 gedung pemerintahan Jakarta Barat “berjam – jam kami disini dua kali tetapi tidak ada kemauan dari pihak SATPOL PP Jakarta Barat untuk menyikapi temuan kami. (AFS)

 

Jurnal Kota lugas dan terpecaya