Serang, Jurnalkota.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Serang tepatnya di sekitar Kecamatan Padarincang berdampak pada 13 desa terdampak banjir akibat sungai Cikalumpang meluap dan masuk ke permukiman.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Serang hingga kini tercatat sebanyak 534 KK dan 528 rumah di 13 desa di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang terendam banjir.
Sekretaris Camat Padarincang, Danil Suherlan mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun ada 13 desa di Kecamatan Padarincang yang terdampak banjir. “Dari total 14 Desa, 13 di antaranya terendam banjir dan lokasi banjir terparah ada di Desa Padarincang tepatnya di wisata Kacida Cibuntu dengan ketinggian 1,5 meter,” katanya, Sabtu (8/3/2025)


Menurut Danil, banjir melanda wilayah tersebut akibat curah hujan intensitas tinggi yang terjadi sejak hari Kamis sekitar pukul 09.00 WIB. Kondisi tersebut membuat sungai Cikalumpang, Padarincang, Serang meluap hingga merendam pemukiman warga sekitar. “Di sini memang murni dari luapan air Sungai Cikalumpang akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga air meluap dan masuk ke permukiman warga, tidak ada faktor karena penebangan hutan,” ungkapnya.
Untuk warga yang terdampak banjir, Suherlan menyebut kini mereka telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Di antaranya, ke kantor desa, kantor koramil hingga masjid.
“Warga yang terkena banjir sudah kita evakuasi ke kantor desa, masjid dan sebagian di kantor koramil. Untuk dapur umum sudah tersedia di kantor Desa masing-masing,” pungkasnya. (RNH)